Dreams are renewable. No matter what our age or condition, there are still untapped possibilities within us and new beauty waiting to be born.

-Dale Turner-

Tuesday, October 12, 2010

Day #27 "Mukimuki Sakit : Hutan Peri (Bagian 3)"

cerita sebelumnya

Gorigori : hey, lihat itu pohon pinus kembar yang dimaksud...

Mosimosi : benar juga, ayo cepat.

Mereka sedikit berlari menuju pohon pinus itu. Sesampainya di pohon pinus kembar itu, mereka melihat sebuah jalan masuk menuju hutan yang sangat lebat, tapi misterius, dan membuat rasa penasaran mereka muncul.

Lupalupa : apa kita jadi masuk ke hutan?

Mosimosi : tentu saja, semua ini demi Mukimuki

Gorigori : betul itu Lupa, bagaimana kau ini

Lalu mereka berjalan beriringan memasuki jalan setapak menuju hutan misterius itu. 15 menit mereka berjalan, hanya ada pohon pinus di sekeliling mereka. Tiba tiba mereka mendengar suara nyanyian yang indah. Mereka mempercepat langkah, dan melihat di sebuah tanah yang agak luas, banyak makhluk-makhluk seukuran tangan orang dewasa, mereka lah peri peri hutan, mereka sedang bernyanyi dan berpesta. Tiba tiba...


Penjaga 1 : HEI SEDANG APA KALIAN !!!

Lupalupa : ah ah uhm.... tidak kami hanya....

Penjaga 2 : JAWAB !!!, KALIAN INI PENCURI YA? TERUTAMA KAU YANG BERTUBUH BESAR, KAU SEPERTI SEORANG PENJAHAT?

Gorigori : apa ??? tentu saja tidak?

Mosimosi : begini Tuan Penjaga, kami ini bermaksud mencari buah strawbery langka untuk teman kami.

Penjaga 1 : JANGAN BODOH KAU, STRAWBERY ITU ADALAH SESUATU YANG BERHARGA BAGI KAMI...

Penjaga 2 : YA, JANGAN HARAP KAMI BISA MEMBIARKAN KALIAN MENCURINYA DARI KAMI...

Mosimosi : tapi, teman kami itu sedang sakit, bisakah kami mendapatkannya?

Penjaga 1 : ah, sudahlah kalian akan kami bawa kehadapan sang Ratu Peri

Lupalupa : apa kami akan direbus dalam kuali dan dimakan oleh kalian?

Penjaga 2 : hahahaha, apa kami bodoh nak? Apa kami terlihat memakan segala?

Gorigori : dengan tubuh sekecil kalian, sepertinya tidak mungkin kalian memakan kami

Penjaga 1 : ya, kami hanya makan tumbuhan yang menyehatkan.

Penjaga 2 : sudah, kemari kalian, akan kubawa ke Ratu Peri

Mereka ketakutan ketika dibawa ke hadapan ratu peri. Semua mata memandang mereka dengan bingung. Mereka semakin ketakutan. Tak lama tiba lah mereka ditengah kerumunan pesta, dan melihat sesosok wanita mungil yang sangat bercahaya dan mengenakan mahkota, dengan tiara di atas kepalanya, dan sayap kupu-kupu di punggungnya. Dialah Ratu Peri.

Ratu Peri : ada apa ini? Siapa mereka?

Penjaga 1 : kami menemukan mereka di hutan sana yang mulia

Penjaga 2 : ya sepertinya mereka akan mencuri strawbery kita yang berharga itu wahai Sang Ratu

Ratu Peri : benarkah apa yang mereka katakan?

Mosimosi : tidak yang mulia, kami hanya mencari strawbery langka itu untuk menolong teman kami yang sedang sakit.

Ratu Peri : menolong teman? Kenapa teman kalian itu, ceritakan padaku.

Lalu mereka bertiga, bergantian menceritakan apa yang terjadi pada Mukimuki dan ingin menolongnya dengan strawbery langka untuk dijadikan susu istimewa, dan berkhasiat.

Ratu Peri : hmm... ternyata kalian anak yang baik, baiklah kami sekarang saat ini sedang berpesta merayakan berbuahnya pohon strawbery kami setelah 5 tahun lamanya menunggu. Aku akan memberikan 1 buah kepada kalian, asal kalian bisa menjawab pertanyanku.

Mosimosi : apa itu wahai Ratu Peri?

Ratu Peri : baiklah “Dia terasa asam tapi menyegarkan ibarat air sungai di musim kemarau, Dia berwarna cerah secerah sinar matahari pagi, apakah dia itu?”

Mosimosi : ah, sulit sekali...

Lupalupa : aku tak dapat mengingat pertanyaannya...

Gorigori : aku lapaaar...

Lama mereka berpikir. Secara tak sengaja Gorigori melihat sekeranjang strawbery.

Gorigori : aku lapar dan haus sekali, Ah... Strawbery yang menggiurkan, sepertinya lezat.

Ratu Peri : ya tepat sekali, jawabanmu nak. STRAWBERY lah jawabannya

Gorigori : hah? (kebingungan)

Ratu Peri : ya dia, telah menjawab dengan benar, strawbery lah jawabanya...

Lupalupa : wow, pintar kau Gori...

Mosimosi : aku tak menyangka, kau tahu jawabannya...

Gorigori : hehehehe... aku sedang lapar dan haus, lalu melihat keranjang strawbery itu,

Lupalupa : setidaknya rasa laparmu berguna, hahaha

Ratu Peri : karena kalian berhasil menjawab pertanyanku, aku akan memberikan kalian beberapa buah strawbery ini, gunakan untuk menolong teman kalian itu.

Mosimosi : terima kasih yang mulia Ratu. Kami sangat berterima kasih.

Ratu Peri : ya, tak masalah, ajaklah teman kalian itu, kemari, jika sudah sehat. Kami sering mengadakan pesta, dan akan banyak buah buahan segar sebagai hidangan.

Gorigori : kami akan datang lagi Ratu Peri, pasti...

Lupalupa : kau hanya ingin menyantap buah-buahannya saja kan? Hehehe,,,

Lalu mereka membawa buah strawbery itu kepada ayah Lupalupa, untuk dicampur dengan susu sapi segar.

Lompalompa : hebat juga kalian bisa mendapatakannya, aku baru menemukan buku resep ayahku, aku akan segera mencoba membuat susu itu.

Lompalompa lalu masuk kedalam rumah untuk mengolah susu dan strawbery itu. Tak lama dia keluar.

Lompalompa : ya sudah jadi, coba kalian berikan pada Mukimuki, semoga dia lekas sembuh.

Lupalupa : terima kasih ayah...

Mereka lalu bergegas menuju rumah Mukimuki untuk memberikan susu itu.

Mukimuki : aku tak akan mau meminum susu !!!

Mosimosi : cobalah Muki, apa kau ingin terus berbaring di tempat tidur?

Lupalupa : iya Muki, itu adalah susu istimewa, kau akan menyukainya.

Gorigori : sedikit saja Muki, jika kau tak suka, aku bersedia menghabiskannya, hehehe

Mukimuki : baiklah aku akan mencobanya seteguk saja.

Mukimuki meminum susu itu seteguk.

Mukimuki : Wow, lezat sekali, susu ini rasa strawbery dan sangat manis.

Mukimuki langsung menghabiskan susu itu. Dan dia langsung merasa segar dan sehat.

Mukimuki : susu itu enak sekali dan ajaib, lihat aku langsung segar

Lupalupa : benar kan? Susu itu susu ajaib

Gorigori : kenapa kau menghabiskannya, padahal aku ingin mencobanya,,,

Mosimosi : sudahlah Gori, kita masih bisa kembali ke hutan peri, untuk meminta strwabery itu...

Lupalupa : ya, tapi 5 tahun lagi setelah strawbery itu berbuah kembali.

Mukimuki, Mosimosi, Lupalupa : HAHAHAHAAHA !!!

No comments:

Post a Comment